Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tokoh Pemuda Minta Normalisasi Sungai Bukit Naga Tak Sekadar Seremonial, Dorong Penanganan Hingga ke Muara

SIMPANG TUAN – Rencana kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Provinsi Jambi melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) dalam proyek normalisasi Sungai Bukit Naga di Kelurahan Simpang Tuan, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, mendapat tanggapan dari masyarakat setempat. Program pengerukan dan pelebaran ini dinilai strategis, namun diharapkan tidak berhenti pada lingkup hulu semata.

Tim Bidang SDA Dinas PUTR Provinsi Jambi sebelumnya telah melakukan kunjungan lapangan sekaligus sosialisasi kepada pihak perusahaan setempat, PT Agrotema Mandiri Abadi. Proyek ini dirancang untuk mengatasi sedimentasi dan penyempitan alur sungai, mengembalikan kapasitas tampung air, meminimalkan risiko banjir di pemukiman dan perkebunan, serta menjaga kelancaran jalur transportasi air antardesa. Penanganan ini dikoordinasikan bersama instansi kabupaten terkait dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI.

Kendati demikian, Tokoh Pemuda Kelurahan Simpang Tuan, Mirza Azhari, S.H., menegaskan bahwa rencana tersebut berpotensi kurang efektif jika pelaksanaannya hanya terfokus di hulu anak sungai. Menurutnya, bentang Sungai Bukit Naga melintasi Desa Pematang Rahim hingga Desa Mencolok sebelum bermuara di Sungai Mendahara dan Aliran Sungai Beras.

"Kami berharap rencana ini tidak sekadar seremonial atau berfokus di hulu Kelurahan Simpang Tuan saja. Lahan masyarakat di bantaran hilir sungai hingga ke muara sangat butuh dukungan pemerintah. Selama ini lahan-lahan tersebut sering terendam air dan tidak pernah kering, sehingga sulit dimanfaatkan secara optimal," ujar Mirza, Selasa (1/9/2026).

Mirza menambahkan, intervensi penuh dari Bidang SDA Provinsi Jambi sepanjang aliran sungai hingga ke muara sangat krusial. Langkah menyeluruh ini dinilai mampu menyulap lahan tergenang menjadi kawasan pertanian dan perkebunan produktif, sekaligus memastikan program normalisasi memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar. ***