Bupati Dr. Bambang Bayu Suseno Buka Pelatihan eHDW: Perkuat KPM Muaro Jambi Menuju Zero Stunting
MUARO JAMBI — Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus memperkuat komitmennya dalam menekan angka kekerdilan atau stunting hingga ke akar rumput. Langkah strategis ini ditandai dengan digelarnya Pelatihan Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam Pemanfaatan Aplikasi electronic Human Development Worker (eHDW) Tingkat Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2026.
Kegiatan resmi tersebut dibuka langsung oleh Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, bertempat di Ruang Nang Inang, Kantor Bupati Muaro Jambi, Kamis (20/8/2026).
Acara penting ini turut dihadiri oleh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Muaro Jambi, para narasumber berkompeten, serta puluhan peserta KPM perwakilan dari seluruh kecamatan dalam wilayah berjuluk "Bumi Sailun Salimbai" ini.
Dalam sambutannya, Bupati Bambang Bayu Suseno menegaskan bahwa KPM memegang peran yang sangat strategis sebagai ujung tombak pemantauan dan pencegahan stunting langsung di tingkat desa. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi eHDW sangat krusial agar data yang dihasilkan lebih akurat, real-time, dan terintegrasi.
"Aplikasi eHDW bukan sekadar alat digitalisasi, melainkan sarana krusial untuk memastikan setiap intervensi layanan kesehatan dan gizi bagi ibu hamil maupun anak usia dini tepat sasaran," tegas Bupati Bambang Bayu Suseno di hadapan para peserta.
Bupati menambahkan, Pemkab Muaro Jambi berkomitmen penuh untuk terus mendampingi dan meningkatkan kapasitas para kader di lapangan. Diharapkan, pelatihan ini mampu mengoptimalkan pengoperasian sistem pemantauan digital guna mempercepat penurunan angka stunting secara signifikan.
Penguatan Kapasitas Melalui Bimtek Terarah, Usai pembukaan resmi oleh Bupati, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perkembangan dan Pemberdayaan Lembaga Desa Dinas PMD Muaro Jambi, Bony Sebayang, S.T, SE, selaku koordinator acara.
Bimtek ini dirancang khusus untuk membekali kader desa terpilih agar lebih kompeten dan mandiri dalam mengawal konvergensi pencegahan stunting di desa masing-masing.
Peningkatan Kapasitas & Fokus Stunting, Melatih KPM agar memahami tugas pokok dalam memantau dan mengedukasi warga, khususnya kelompok sasaran 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Materi 5 Paket Layanan Pokok, Meliputi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Konseling Gizi Terpadu, Perlindungan Sosial, Sanitasi & Air Bersih, serta Layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Praktik Aplikasi e-HDW, Pelatihan teknis pengoperasian aplikasi pelaporan data untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) yang terintegrasi dengan APBDes.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Dinas PMD, dan para kader di lapangan, Kabupaten Muaro Jambi optimis target percepatan penurunan stunting dapat tercapai secara efektif dan tepat sasaran.
(Dn)