Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Akselerasi Ketahanan Pangan, Kementan Terapkan Tanam Padi Modern Pakai Drone Seeder Perdana di Muaro Jambi


​MUARO JAMBI – Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Gerakan Tanam Bersama di Desa Pematang Pulai, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (8/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk mempercepat produktivitas pertanian lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

​Penanaman dilakukan di lahan Optimasi Lahan (Opla) 2025 milik Kelompok Tani (Poktan) Embun Jaya dengan menerapkan teknologi pertanian modern Precision Modern Agriculture System (PMAAS) menggunakan drone seeder (drone penyebar benih).

​Kepala BPPSDMP Kementan, Dr. Idha Widi Arsanti, S.P., M.P., menyampaikan bahwa penerapan metode modern seperti drone seeder disertai penyesuaian alokasi benih dan pupuk guna mendongkrak hasil panen. Ia memberikan apresiasi khusus bagi perkembangan sektor pertanian di Provinsi Jambi.

​"Di Jambi ini termasuk yang advance. Banyak Brigade Pangan model di beberapa kabupaten, terutama di Muaro Jambi. Harapannya anak-anak muda yang tergabung di Brigade Pangan ini betul-betul memegang tongkat estafet regenerasi petani di masa depan," ujar Idha Widi Arsanti.

​Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menyambut baik pendampingan dan dukungan penuh dari Kementan. Sinergi antara pusat dan daerah dinilai menjadi kunci utama dalam memajukan kesejahteraan petani lokal.

​"Visi misi pemerintah pusat terintegrasi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan swasembada pangan. Petani kami siap menerima seluruh pembekalan, pendampingan, hingga bantuan yang diberikan," ungkap perwakilan Pemkab Muaro Jambi.

​Kehadiran unsur Forkopimda, termasuk TNI, Polri, dan Kejaksaan, turut diapresiasi karena aktif mendampingi para petani di lapangan. Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu melipatgandakan hasil produksi pertanian Muaro Jambi dibanding musim-musim sebelumnya.

​Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi, Dinas Pertanian Kabupaten Muaro Jambi, penyuluh lapangan, serta masyarakat petani setempat.

Penulis: Nurdin