Salurkan Bakat, Muaro Jambi Cup Race 2026 Jadi Ajang Tekan Angka Balap Liar dan Geng Motor
MUARO JAMBI – Upaya konkret dilakukan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, untuk menekan angka kenakalan remaja, khususnya aksi balap liar dan meresahkan ulah geng motor. Pada Sabtu sore, pemerintah daerah bersama pihak terkait secara resmi menggelar ajang bergengsi "Muaro Jambi Cup Race 2026".
Kompetisi balap motor yang dipusatkan di sirkuit non-permanen, Komplek Perkantoran Bukit Cinto Kenang, Muaro Jambi ini, menarik animo tinggi dari para pegiat otomotif. Tercatat sekitar 450 atlet pembalap remaja papan atas dari berbagai provinsi di seluruh Pulau Sumatra turut ambil bagian dalam kejuaraan ini.
Ajang Prestasi, Bukan Aksi Jalanan
Ajang Muaro Jambi Cup Race 2026 mempertandingkan 20 kelas bergengsi, yang mencakup kategori motor bebek empat tak dan motor bebek dua tak. Selain menjadi pembuktian bagi para pembalap berbakat, event ini diharapkan menjadi wadah penyaluran hobi yang positif bagi kawula muda agar tidak terjebak dalam aktivitas ilegal di jalanan.
Panitia Pelaksana Muaro Jambi Cup Race 2026, Helmi, menegaskan bahwa acara ini hadir sebagai solusi preventif terhadap persoalan sosial yang kerap terjadi di tengah masyarakat.
"Acara ini selain memberikan nilai positif bagi para remaja di Jambi, juga merupakan ajang prestasi bagi kawula muda agar bisa menekan angka kenakalan remaja, khususnya maraknya geng motor di tengah masyarakat," ujar Helmi.
Harapan Atlet Muda
Besarnya antusiasme peserta menunjukkan bahwa potensi pembalap di daerah sebenarnya sangat besar jika diberikan ruang yang tepat. Sejumlah atlet balap motor remaja di wilayah Kabupaten Muaro Jambi menyambut baik gelaran ini. Mereka berharap pemerintah daerah dapat menjadikannya agenda rutin.
Reza, salah seorang peserta balap motor, mengungkapkan harapannya agar kegiatan serupa dapat terus dipertahankan. Menurutnya, event resmi seperti ini menjadi satu-satunya cara bagi remaja untuk menunjukkan bakat secara terukur, aman, dan berprestasi, sekaligus menjauhkan diri dari pergaulan negatif.
Kehadiran ajang resmi ini diharapkan tidak hanya melahirkan bibit-bibit pembalap berprestasi dari Bumi Sailun Salimbai, tetapi juga mampu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Muaro Jambi. (**)