Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menjaga Marwah Adat: Silat Melayu Harimau Hikmah Sambut Pelantikan DPP Dubalang Berempat Gedang Batujuh Periode 2027-2030



KOTA ​JAMBI, ceraipost.com – Suasana khidmat dan penuh wibawa menyelimuti Aula Griya Mayang, Kompleks Rumah Dinas Walikota Jambi, Kamis (16/7/2026). Dentum gong dan irama gendang tradisional mengiringi langkah para pesilat yang memamerkan kelincahan gerak dalam pergelaran Silat Melayu, tepat saat kedatangan Walikota Jambi dalam acara Pelantikan Pengurus DPP Dubalang Berempat Gedang Batujuh Provinsi Jambi Periode 2026-2030.

​Pergelaran ini bukan sekadar atraksi fisik. Dalam tradisi masyarakat Melayu, silat kreasi atau yang kerap disebut sebagai "bunga silat" merupakan simbol penghormatan tertinggi sekaligus jaminan keselamatan bagi tamu kehormatan yang hadir. 

Penampilan memukau dari aliran Silat Melayu Harimau Hikmah, di bawah asuhan Ustad Arizal dengan gelar "Muliyo Mantiko Pamuncak Alam". Gerakan-gerakan artistik yang ditampilkan para pesilat menjadi manifestasi dari etika penyambutan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

​Acara yang sakral ini semakin bermakna karena bertepatan dengan momentum peringatan Hari Adat Basendi Syarak ke-524, yang jatuh tepat pada tanggal 16 Juli 2026. Sejarah mencatat rentang waktu tersebut sejak 1502 hingga 2026, sebuah bukti nyata akan keteguhan masyarakat Jambi dalam melestarikan nilai-nilai adat yang bersendikan syarak.
Pelantikan pengurus periode 2026-2030 ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membumikan kembali adat istiadat di tanah Jambi, agar tetap relevan sebagai pandu hidup masyarakat. 

Pengurus DPP Dubalang Berempat Gedang Batujuh menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah untuk memperkuat pilar-pilar adat di tengah arus modernisasi. Nilai-nilai luhur budaya Melayu kembali ditegaskan sebagai identitas bangsa yang harus terus dirawat oleh generasi penerus. (**)