AWASI Muaro Jambi Soroti Kinerja dan Sikap Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan
MUARO JAMBI, ceripost.com– Ketua Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWASI) Kabupaten Muaro Jambi melayangkan kritik keras terhadap kinerja Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Muaro Jambi, Safrinal.
Sorotan ini mencakup dugaan sikap abai terhadap transparansi publik hingga indikasi buruknya tata kelola aset dan manajemen internal di instansi tersebut.
Kritik ini mencuat menyusul sikap Safrinal yang dinilai tidak responsif terhadap sejumlah pemberitaan terkait pengadaan bibit yang diterbitkan oleh tim media AWASI Muaro Jambi.
Persoalan tersebut mencakup dugaan kejanggalan dalam pengadaan bibit sapi, kambing, ayam kampung, hingga bibit sawit yang menjadi program strategis di dinas tersebut.
"Kami sudah mencoba memberikan ruang klarifikasi melalui pemberitaan terkait dugaan persoalan pengadaan bibit ternak dan sawit. Namun, hingga saat ini, Saudara Safrinal selaku Kepala Dinas terkesan bungkam dan tidak menunjukkan itikad baik untuk memberikan penjelasan kepada publik," ujar Ketua AWASI Muaro Jambi, Kamis (9/7/2026).
Aset Terbengkalai dan Manajemen Internal
Selain persoalan transparansi, AWASI juga menyoroti kondisi aset milik daerah yang berada di bawah pengawasan Disbunnak.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah kendaraan dinas yang seharusnya telah memasuki masa lelang dibiarkan terparkir begitu saja di halaman kantor dalam kondisi tidak terawat.
Hal ini memicu pertanyaan mengenai efektivitas pemeliharaan aset milik negara di lingkungan dinas tersebut.
Lebih jauh, AWASI juga menerima laporan terkait dugaan gaya kepemimpinan Safrinal yang dinilai kurang humanis dan kurang baik terhadap para bawahannya di kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan.
"Kami mendapatkan informasi mengenai sikap beliau yang kurang baik kepada pegawai. Perlu diingat, birokrasi adalah kerja tim. Persoalan kantor tidak bisa diselesaikan sendiri dengan arogansi. Kepemimpinan yang baik seharusnya mampu merangkul staf, bukan sebaliknya," tegas Ketua AWASI.
Desakan Evaluasi
Menanggapi berbagai temuan tersebut, AWASI Muaro Jambi mendesak Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Safrinal.
Menurut mereka, sikap tertutup terhadap media dan dugaan buruknya manajemen internal dapat menghambat pelayanan publik serta mencoreng citra Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.
Hingga berita ini diturunkan, Safrinal belum memberikan tanggapan resmi saat dihubungi melalui saluran komunikasi terkait tudingan yang dilayangkan oleh pihak AWASI tersebut.
Pihak AWASI menyatakan akan terus mengawal dugaan-dugaan ini hingga ada kejelasan, baik dari pihak dinas maupun dari pihak inspektorat atau pemerintah daerah setempat, demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan di Kabupaten Muaro Jambi. (***)