Ulil Amri Anggota DPRD Desak Pembenahan Total PDAM Tirta Muaro Jambi
Cp. Muaro Jambi – Anggota DPRD Muaro Jambi, Ulil, menyoroti buruknya kondisi pengelolaan PDAM Muaro Jambi yang dinilai mengakibatkan kebocoran pendapatan hingga ratusan juta rupiah setiap bulan.
Ulil menegaskan, ada potensi pendapatan sekitar Rp300 juta per bulan yang hilang akibat masalah mendasar yang belum terselesaikan. Menurutnya, kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, Senin (26/1/2026).
“Artinya ada potensi Rp300 juta per bulan yang hilang. Ini harus segera dibenahi. Percuma bicara pengembangan jika masalah dasar belum selesai,” tegas Ulil.
Politisi itu juga mengkritik besaran subsidi Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi yang mencapai Rp1 miliar per tahun untuk PDAM. Subsidi tersebut dinilai tidak realistis, mengingat biaya listrik operasional PDAM disebut mencapai sekitar Rp1,2 miliar per tahun.
“Subsidi Rp1 miliar bahkan belum cukup menutup biaya listrik. Ini menunjukkan ada masalah struktural yang serius,” ujar Ulil.
Ia menekankan bahwa pembenahan tidak boleh setengah hati. Fokus harus diarahkan pada sektor paling krusial, termasuk intake, listrik, dan distribusi air.
Dengan fondasi operasional yang kuat, pelayanan akan membaik, pendapatan meningkat, dan PDAM dapat berjalan sehat tanpa terlalu bergantung pada subsidi pemerintah.
“Kalau infrastrukturnya kuat, pelayanan membaik, pendapatan naik, dan PDAM bisa mandiri. Tanpa pembenahan menyeluruh, PDAM Muaro Jambi akan terus tergantung subsidi dan sulit berkembang,” pungkasnya.
Ulil menegaskan bahwa langkah strategis ini menjadi kunci bagi keberlangsungan PDAM Muaro Jambi, sekaligus sebagai upaya menata layanan publik yang lebih efisien dan transparan. (Dn)