Menunjang Proses Belajar Mengajar, Pemkab Muaro Jambi Melalui Dinas Pendidikan Usulkan Revitalisasi 120 Sekolah
Cp. Muaro Jambi, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah membawa berkas usulan untuk Revitalisasi 120 sekolah ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta, sejak November 2025 yang lalu.
Hal ini menyusul adanya temuan sekitar kurang lebih 40 persen sekolah di daerah Kabupaten Muaro Jambi dalam kondisi rusak berat, dan sangat memprihatinkan.
Berdasarkan data statistik dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaro Jambi, menunjukkan bahwa banyak bangunan sekolah yahg terdiri dari TK, PAUD, SD dan SMP yang mengalami kerusakan.Terutama kerusakan pada ruang kelas hingga fasilitas penunjang pembelajaran.
Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu proses belajar-mengajar jika tidak segera ditangani.
Kepala Disdikbud Muaro Jambi, Dr. Kasyful Iman, M.Pd,i mengatakan, usulan tersebut telah disampaikan sejak November tahun lalu. Namun hingga kini, realisasi dari Pemerintah Pusat masih dinantikan, Senin (2/3/2026).
“Sebagian sekolah memang sangat memperhatikan perhatian. Kerusakan tidak hanya pada bangunan, tetapi juga sarana pendukung pembelajaran,” ujarnya.
Rincian usulan meliputi 50 sekolah dasar (SD), 50 sekolah menengah pertama (SMP), serta 20 taman kanak-kanak (TK) dan pendidikan anak usia dini (PAUD).
Kondisi ini menjadi semakin mendesak karena jumlah siswa terus bertambah setiap tahun, sementara ketersediaan ruang belajar yang layak belum mencukupi. Beberapa sekolah bahkan menghadapi keterbatasan ruang kelas, yang berpotensi menurunkan kualitas pembelajaran.
Dinas Pendidikan melalui Pemkab Muaro Jambi berharap pemerintah pusat segera mengabulkan usulan tersebut pada tahun ini. Agar perbaikan dapat direalisasikan dan sekolah-sekolah yang rusak tidak semakin memburuk.
"Jika tidak segera ditangani, permasalahan infrastruktur pendidikan ini akan berdampak langsung pada mutu pendidikan di Kabupaten Muaro Jambi " urainya. (Dn)