Dengan Swadaya, Empat Kelompok Tani Desa Pematang Pulai Gotong Royong Bagun Pagar Sawah
Cp.Muaro Jambi, Guna mendukung program ketahanan pangan nasional di Kabupaten Muaro Jambi, empat kelompok tani di Desa Pematang Pulai Kecamatan Sekernan bergotongroyong membangun pagar sawah dengan biaya swadaya.
Modal yang anggarkan dinilai cukup lumayan besar, empat kelompok tani ini harus menyikapi tiang benton, guna menjaga ketahanan pagar terhadap cuaca dan kendala lainya, terutama hewan ternak.
Gerakan ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap wacana program swasembada pangan pemerintah pusat, yang juga menjadi program strategis Pemerintah Daerah Kabupaten Muaro Jambi dalam mewujudkan sentra ketahanan pangan di Kabupaten Muaro Jambi.
Keberhasilan salah satu kelompok tani di desa Pematang Pulai tahun 2025 dalam uji coba melakukan gerakan tanam padi "IP 200" atau tanam padi dua kali setahun di lahan kurang lebih seluas 50,9 hektar. Juga menjadi landasan empat kelompok tani ini turut berkomitmen terhadap peningkatan produksi pertanian, di Desa Pematang Pulai khususnya padi, dalam rangka menjaga ketersediaan pangan dan turut andil dalam mengendalikan inflasi daerah.
Diwakili oleh salah satu ketua kelompok tani. Empat kelompok tani yang terdiri dari, Kelompok Tani Embun Jaya, Kelompok Tani Usaha Sepakat, Kelompok Tani Pematang Kepayang, dan Kelompok Tani Mekar Sari, bersama-sama bersepakat melakukan gerakan tanam padi IP 200 atau tanam padi dua kali setahun pada tahun 2026, Selasa (10/2/2026).
" Dengan keberhasilan tanam padi IP 200 nantinya, diharapkan produksi gabah dapat meningkat, harga pangan tetap stabil, dan ketahanan pangan daerah semakin terjaga " ungkap Amen Kalsel.
" Semangat gotong royong dari para ketua dan anggota kelompok tani kami inilah, menjadi landasan inovasi pertanian, dan kunci keberhasilan dalam mewujudkan program swasembada pangan dan program kesejahteraan masyarakat khususnya dilingkungan usaha pertanian kami ini " harapnya.
Lanjutnya " Melalui tanam padi IP 200 yang kami rencanakan ini, kami optimis target penanaman padi tahun 2026 dapat terealisasi. Sehingga diharapkan kebutuhan pangan dan swasembada pangan dapat tercapai dan terpenuhi dengan baik " tuturnya. (Nd)